Pabrik Buang Limbah ke Sungai Citarum, Pemkab Bandung Terkesan Tutup Mata

 Sungai Sasak Bejol berwarna-warni akibat pembuangan limbah oleh sejumlah pengusaha pabrik di Kecamatan Majalaya Kabupaten Bandung. Pembuangan limbah pabrik ke sungai Citarum itu sudah sangat memprihatinkan sehingga diperlukan tindakan tegas dari Pemkab Bandung.

Kondisi seperti ini sudah berlangsung lama, tapi sampai sekarang Pemkab Bandung terkesan tutup mata. “Pencemaran air limbah ke sungai Citarum sangat merugikan bagi warga sekitarnya. Selain, mencemari lingkungan, limbah tersebut sangat berbahaya bagi kesehatan masyarakat.,” kata Ketua LSM Jaringan Warga Aktif (JAWARA) Kabupaten Bandung, Asep Juarsa (14/5).

Menurutnya, sejumlah kecamatan di Kabupaten Bandung seperti Kecamatan Majalaya, Solokan Jeruk, Rancaekek, Bojongsoang, Dayeuh Kolot, Katapang dan beberapa kecamatan lainnya, sebagian pabrik membuang limbahnya ke Sungai Citarum dan diduga tidak memiliki IPAL (Instalansi pengolahan Air Limbah).

“Kondisi tersebut membuat sebagian warga mengalami gangguan kesehatan seperti halnya tercemarnya air minum, gatal-gatal dan lain sebagainya,” kata Asep.

Ia berharap, Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup Kabupaten Bandung menindak tegas para pengusaha yang seenaknya membuang limbah pabriknya. Selain itu, BPLH jangan melindungi para pengusaha yang bersalah. “Ulah saukur di cek administrasina hungkul, lungsur atuh kalapangan cobi tinggal ku soca nyalira, lain cicing wae, naha teu karunya ka rahayat leutik,” tukasnya.

Hal senada disampaikan Mamat Rahmat, warga Ciwalengke Desa Sukamaju. Menurutnya, hampir sebagian besar sungai di Kab. Bandung , dialiri limbah yang dibuang pengusaha pabrik. Kondisi seperti ini sudah berlangsung lama dan warga hanya bisa pasrah.

“Sungai Sasak Bejol airnya sekarang berwarna-warni mirip pelangi akibat pembuangan limbah. Diduga para pengusaha membuang limbahnya pada malam hari. Padahal, aliran sungai tersebut dimanfaatkan warga untuk kebutuhan hidup sehari-hari, yaitu mencuci pakaian, mandi dan kebutuhan lainnya. (Yusup)**

Tinggalkan Balasan