Caleg Partai Golkar Kab. Bandung “Dikutip” Dana Pendaftaran Rp 10 Juta

SOREANG-Menghadapi pemilihan umum legislatif 2014, Partai Golkar Kab. Bandung sudah melakukan penjaringan calon legislatif (caleg).”Saya sudah mendaftarkan diri dan akan maju lagi sebagai wakil rakyat yang kedua kalinya,” kata Hj. Hadiani, Selasa (25/12/2012).

Berbagai informasi yang berhasil dikumpulkan soreangonline.com menyebutkan, setiap caleg dipunggut dana pendaftaran sebesar Rp 10 juta. Sebanyak 56 caleg sudah mendaftar, sehingga dana yang terkumpul di DPD Partai Golkar Kab. Bandung sebesar Rp 560 juta.

Belum semua partai di Kab. Bandung melakukan penjaringan calon legislatif (caleg). Hanya Partai Golkar yang sudah “membuka warung”. Partai berlambang pohon beringin ini masih dihuni oleh muka muka lama.

Ilustrasi Partai Golkar (net)**

Ilustrasi Partai Golkar (net)**

Mereka adalah, Yanto Setianto, Dadang Supriatna , Sugianto, Cecep Suhendar, Hadiani , Eti Mulyati Hilman , Anang Susanto, dan Firman Sumantri. Sementara, Daud Burhanudin tidak akan mencalonkan lagi. Dia mengaku “ogah” mencalonkan lagi karena ada konflik internal partai.

Politisi Partai Golkar ini didepak dari kursi Ketua Komisi A DPRD Kab. Bandung karena berbeda prinsip dengan Ketua DPD Golkar, Hilman Sukirman terkait pembangunan pabrik pemintalan, Tri Berkah Anugerah di kawasan Paseh Majalaya, Kab. Bandung.

Sementara itu, hasil Rapimnas IV, Partai Golkar memberikan keleluasaan kepada anak muda untuk menjadi calon legislatif (caleg) dari partainya. Golkar memberikan kuota minimal 30 persen untuk anak muda masuk dalam daftar caleg.

“Jumlah minimum pemuda 30 persen, jumlah caleg perempuan minimum 30 persen,” kata Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie seusai penutupan Rapimnas IV Partai Golkar, di Jakarta, belum lama ini

Selain itu, generasi muda Golkar mengusulkan agar Rapimnas Golkar tidak lagi mencalonkan kader partai yang terindikasi persoalan hukum mulai dari DPD II hingga ke tingkat pusat. Kami tidak mau citra Golkar yang sudah direspon baik oleh publik, terciderai oleh kader yang bermasalah. Hal itu ditegaskan Wakil Ketua Umum AMPG Andi Sinulingga. (bung wir/net)**

Tinggalkan Balasan