Anggota DPRD Kab. Bandung, Deni Setiadi akan Digantikan Mantan Camat

SOREANG-Anggota DPRD Kab. Bandung dari Partai Hanura, H. Deni Setiadi akan digantikan oleh mantan Ketua DPC Partai Hanura, Kab. Bandung, H. Aos Iskandardinata melalui pergantian antar waktu (PAW).

H. Dedi Setiadi berorasi pada aksi demo pembentukan Kabupaten Bandung Timur (KBT). (bung wir)**

Ketua DPC Partai Hanura Kab. Bandung, Risdeni saat berorasi pada aksi demo pembentukan Kabupaten Bandung Timur (KBT). (bung wir)**

Tidak diperoleh keterangan apakah pergantian itu diduga terkait aksi penganiayaan terhadap Kepala Desa Mekarsari, Kecamatan Pasirjambu, Atep Kurniawan dan Kepala Dusun/Kampung Gambung, Desa Mekarsari, Jani Kurniawan.

Soreangonline.com, Senin (18/3/2013) mencoba menghubungi Wakil Ketua DPRD Kab. Bandung, H. Sugianto. Tapi kader Partai Golkar tersebut, tidak bersedia menjelaskan kapan pimpinan dewan menggelar rapat paripurna pergantian antarwaktu (PAW) anggota Dewan asal Partai Hanura tersebut.

Mantan Ketua Partai Hanura Kab. Bandung, Aos Iskandardinata yang juga mantan Camat Majalaya dan Soreang itu menduduki urutan kedua setelah Deni Setiadi dalam perolehan suara Pemilu lalu.

Sebelumnya, Deni Setiadi terlibat aksi pemukulan terhadap Kades Mekarsari Atep Kurniawan dan Kepala Dusun (Kadus) Kampung Gambung, Desa Mekarsari, Jani Kurniawan.

Akibatnya, sejumlah Kepala Desa di Kabupaten Bandung mengancam akan menggelar aksi demo ke Gedung DPRD Kab. Bandung dan Polres Bandung, jika kasus pemukulan itu tidak sampai ke pengadilan.

Ancaman itu disampaikan Ketua Asosiasi Kepala Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Bandung, Dedi Bram Muslih. Ia berjanji akan terus memantau proses hukum yang dilakukan penyidik Polres Bandung terhadap kasus tersebut.

“Pemukulan yang dilakukan Deni kepada Kades Atep dihadapan masyarakat tidak mencerminkan sebagai wakil rakyat . Arogansi yang dilakukan Deni bisa mencoreng nama baik DPRD Kabupaten Kab Bandung,” tandas Dedi Bram Muslih.

Ia berharap, kasus pemukulan tersebut harus di proses secara hukum sampai kepengadilan. Jika itu tidak dilakukan, ia bersama ratusan kepala desa akan melakukan aksi demo dan mendatangi gedung DPRD Kabupaten Bandung dan Polres Bandung. (bung wir)**

Leave a Reply