Menteri PANRB Asman Abnur memberikan keterangan kepada wartawan usai menghadiri rapat koordinasi khusus tingkat menteri di kantor Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan, Jakarta, Senin (12/06) lalu. (Humas Menpan RB)

SOREANGONLINE- Menteri PANRB Asman Abnur kembali menegaskan agar aparatur negara tidak menggunakan mobil dinas untuk kepentingan mudik saat lebaran. “Kendaraan dinas operasional hanya digunakan untuk kepentingan dinas yang menunjang tugas pokok dan fungsi,” tegasnya.

Menurut dia, ketentuan itu sudah diatur dalam Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) No. 87/2005 tentang Pedoman Peningkatan Pelaksanaan Efisiensi, Penghematan dan Disiplin Kerja.

Karena itu Menteri wanti-wanti agar selurun pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) mentaati aturan tersebut.  “Mobil dinas jangan digunakan untuk pribadi, apalagi untuk mudik saat libur lebaran,” jelasnya kepada wartawan usai menghadiri rapat koordinasi khusus tingkat menteri di kantor

Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan, Jakarta, Senin (12/06) lalu.

Ia menambahkan bahwa penggunaan kendaraan dinas operasional dibatasi pada hari kerja. Itu pun digunakan di dalam kota. “Kalau instansi pemerintah memiliki bus  jemputan pegawai, mungkin bisa digunakan. Tapi harus  harus dengan ijin tertulis dari pimpinan instansi pemerintah tempat ASN bekerja atau pejabat yang ditugaskan sesuai kompetensinya,” tuturnya mengutip humas Menpan RB, Kamis (15/6/2017).

Masih kata Asman bahwa untuk kepentingan mudik lebaran, sejumlah instansi pemerintah, BUMN maupun swasta banyak menyediakan fasilitas kendaraan untuk mudik. Selain itu, pemerintah juga memberikan gaji ke-14 atau THR, sehingga PNS  cukup terbantu dengan tambahan dana tersebut dalam menghadapi hari raya Idul Fitri.

Diingatkan, pegawai yang menggunakan kendaraan dinas untuk mudik tanpa izin akan diberikan sanksi sebagaimana diatur PP No. 53/2010 tentang Disiplin PNS. Sanksi ini juga berlaku untuk PNS yang bolos pada hari pertama masuk kerja usai Lebur dan cuti bersama Lebaran.

Sebelumnya, Sekda Kab. Bandung, Sofian Nataprawira mengatakan PNS dilingkungan Pemkab Bandung dibolehkan menggunakan mobil dinas (mobdin) saat mudik lebaran. Alasannya belum ada larangan baik dari Pusat ataupun Pemprov Jabar, PNS dilingkungan Pemkab Bandung dibolehkan menggunakan mobil dinas (mobdin) saat mudik lebaran.

Pernyataan Sekda Sofian tersebut disampaikan kepada wartawan usai sholat Jumat, (9/6/2017). Sedangkan larangan Menpan RB dikatakan tiga hari setelah itu, yaitu Senin (12/06). Pertanyaan publik apakah Sofian akan menarik kembali pernyataannya. Hingga kini belum ada pernyataan terbaru terkait penggunaan mobdin untuk mudik lebaran. (bung wir).