Ilustrasi (Riau Pembaruan)

SOREANGONLINE- Setelah pegawai negeri sipil (PNS) Pemrov Jabar dilarang menggunakan kendaraan dinas untuk  mudik Lebaran 2017. PNS Pemkot Bandung pun dilarang, sedangkan Pemkab Bandung membolehkannya.

Tidak diperkenankan menggunakan mobil dinas saat mudik lebaran 2017, menurut  Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung Yossi Irianto berdasarkan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) No. 87/2005 tentang Pedoman Peningkatan Pelaksanaan Efisiensi, Penghematan dan Disiplin Kerja.

“Himbauan ini harus dipatuhi oleh seluruh Perangkat Daerah atau Organisasi Pemerintah Daerah (OPD). Jika mereka tetap ingin menggunakan mobil dinas harus mendapatkan ijin dari Walikota Bandung dengan alasan yang masuk akal,” katanya kepada wartawan Mesjid Al Ukhuwah, Jalan Wastukancana, Kota Bandung, Minggu (18/6/2017).

Sebelumnya, Menteri PANRB Asman Abnur kembali menegaskan agar aparatur negara tidak menggunakan mobil dinas untuk kepentingan mudik saat lebaran. “Kendaraan dinas operasional hanya digunakan untuk kepentingan dinas yang menunjang tugas pokok dan fungsi,” tegasnya.

Berbeda dengan Sekda Kab. Bandung, Sofian Nataprawira yang membolehkan PNS dilingkungan Pemkab Bandung menggunakan mobil dinas (mobdin) saat mudik lebaran. Alasannya belum ada larangan baik dari Pusat ataupun Pemprov Jabar.

Apakah dengan adanya larangan dari Menpan RB dan Gubernur Jabar, Sekda  Sofian masih membolehkan anak buahnya menggunakan mobil plat merah tersebut yang suka diganti menjadi plat hitam tersebut ?. Seperti diketahui mobil dinas Pemkab Bandung dengan nomor polisi awal “D” dan akhir “V”.

Sampai sekarang belum ada pernyataan resmi. Pasalnya, ketika dikonfirmasi,  baik Sofian maupun Wabup Gun Gun Gunawan tidak merespon pertanyaan Soreangonline.com melalui kiriman pesan singkat (SMS). (bung wir).