Gubernur Jabar Ahmad Heryawan (ist)

SOREANGONLINE- Pegawai negeri sipil (PNS) Pemrov Jabar dilarang menggunakan kendaraan dinas untuk  mudik Lebaran 2017. Jika mereka tetap membandel atau nekat memakai mobil dinas untuk mudik lebaran akan dikenakan sanksi sesuai dengan aturan yang berlaku.

Demikian ditegaskan, Gubernur Jabar Ahmad Heryawan kepada wartawan di Gedung Sate, Rabu (14/6/2017) lalu. “Larangan penggunaan mobil dinas ini diatur dalam Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Nomor 87/2005 tentang Pedoman Peningkatan Pelaksanaan Efisiensi, Penghematan dan Disiplin Kerja,” ujar Aher sapaan akrabnya.

Sebelumnya, Menteri PANRB Asman Abnur kembali menegaskan agar aparatur negara tidak menggunakan mobil dinas untuk kepentingan mudik saat lebaran. “Kendaraan dinas operasional hanya digunakan untuk kepentingan dinas yang menunjang tugas pokok dan fungsi,” tegasnya.

Menurut dia, ketentuan itu sudah diatur dalam Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) No. 87/2005 tentang Pedoman Peningkatan Pelaksanaan Efisiensi, Penghematan dan Disiplin Kerja.

Karena itu Menteri wanti-wanti agar selurun pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) mentaati aturan tersebut.  “Mobil dinas jangan digunakan untuk pribadi, apalagi untuk mudik saat libur lebaran,” jelasnya.

Diingatkan, pegawai yang menggunakan kendaraan dinas untuk mudik tanpa izin akan diberikan sanksi sebagaimana diatur PP No. 53/2010 tentang Disiplin PNS. Sanksi ini juga berlaku untuk PNS yang bolos pada hari pertama masuk kerja usai Lebur dan cuti bersama Lebaran.

Sementara itu, Sekda Kab. Bandung, Sofian Nataprawira membolehkan PNS dilingkungan Pemkab Bandung menggunakan mobil dinas (mobdin) saat mudik lebaran. Alasannya belum ada larangan baik dari Pusat ataupun Pemprov Jabar.

Dengan adanya larangan dari Menpan RB dan Gubernur Jabar, Sekda  Sofian belum menarik kembali pernyataan sebelumnya. Sebab, ketika dikonfirmasi,  Sofian maupun Wabup Gun Gun Gunawan tidak merespon pertanyaan Soreangonline.com melalui kiriman pesan singkat (SMS). (bung wir).